IKUTI
INFO PASISIRANCAK
  • 1 tahun yang lalu / info libur lebaran 2022 ekowisata penyu ampingparak: tiket masuk Rp10.000, sewa kano Rp25.000/30menit, sewa perahu listrik Rp150.000/jam
  • 1 tahun yang lalu / konservasi penyu ampingparak berencana realese 1.500 ekor tukik (anak penyu) saat libur lebaran 2022
  • 1 tahun yang lalu / Pokdarwis LPPL Amping Parak Sediakan Bibit Cemara Laut. Harga @15.000/batang
Ekowisata Penyu Ampingparak Lolos 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia Th 2022

Ekowisata Penyu Ampingparak Lolos 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia Th 2022

Oleh : Haridman - Kategori : Produk Wisata
22
Apr 2022

AMPING PARAK, PASISIARANCAK.COM-Ekowisata Penyu Amping Parak, Kabupaten Pesisir Selatan lolos 300 besar Anugrah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sebelumnya, Desa Wisata tersebut dinyatakan lolos 500 besar. Penetapan 300 besar itu setelah Dewan Juri melakukan tahapan kurasi terhadap 7 kategori penilaian.

Pengumuman 300 besar ADWI 2022 tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Salahudin Sandiaga Uno pada Kamis (22/4/2022). Pengumuman tersebut ditayangkan di https://jadesta.kemenparekraf.go.id/.

Menurut Sandiaga Uno, serangkaian tahapan kurasi berdasarkan penilaian Dewan Juri terhadap 7 kategori penilaian, klasifikasi dan kelengkapan data yang ada di website Jadesta maka dari 3.419 dari 34 provinsi maka lolos 500 Desa Wisata. Dari 500 Desa Wisata lolos 300 Desa Wisata.

Dari pengumuman tersebut, Desa Wisata Amping Parak merupakan salah satu yang lolos masuk 300 besar bersama 15 Desa Wisata lainnya di Sumbar. Sandiaga Uno berpesan untuk 300 Desa Wista, capaian ini jadikan sebagai motivasi untuk tetap mengembangkan Desa Wisata yang berkualitas dan berkelanjutan untuk Indonesia bangkit.

Berikut nama Desa Wisata di Sumbar yang lolos 300 besar ADWI 2022:

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Pesisir Selatan Suhendri mengatakan, setelah lolos menjadi 300, maka masih ada beberpa tahapan lagi yang harus dilalui, misalnya tinjauan lapangan oleh Dewan Juri. “Jadi nanti dari 300 akan disaring menjadi 100 Desa Wisata, dan dari 100 menjadi 50 besar Desa Wisata. (Tim)

0 Komentar

Tinggalkan Balasan